TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VIII SMP CENDERAWASIH MAKASSAR

Main Article Content

Muh. Yusuf Herdinansyah
Nuzul Tenriana
Rosary Iriany
Andi Muhdar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tindak tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII SMP Cendrawasih Makassar. Fokus analisis yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penggunaan tindak tutur direktif dalam pola komunikasi intensif antara guru dan sesama siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Cendrawasih Makassar yang berjumlah 17 orang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi, lembar wawancara, dan alat perekam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam dan catat, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penerapan tindak tutur direktif siswa di kelas VIII SMP Cendrawasih Makassar berlangsung aktif, bervariasi, dan kontekstual. Dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Cendrawasih Makassar, Total terdapat 26 data tuturan direktif yang terkumpul, dengan rincian: 6 data bentuk perintah, 5 data bentuk permintaan, 4 data bentuk ajakan, 4 data bentuk larangan, 4 data bentuk nasihat, dan 3 data bentuk kritikan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa sudah memiliki kompetensi pragmatik yang cukup matang dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. 


Abstract


This study aims to analyze the use of directive speech acts in Indonesian language instruction among eighth-grade students at SMP Cendrawasih Makassar. The focus of the analysis underlying this study is the use of directive speech acts in intensive communication between teachers and students in Indonesian language learning. The research design employed is a qualitative study using a descriptive approach. The subjects of this study were 17 eighth-grade students at SMP Cenderawasih Makassar. The research instruments used included observation sheets, interview sheets, and recording devices. Data collection techniques included observation, interviews, recording and note-taking, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman model. The results indicate that the application of directive speech acts by eighth-grade students at SMP Cenderawasih Makassar is active, varied, and contextual. In the Indonesian language learning interactions of eighth-grade students at SMP Cenderawasih Makassar, a total of 26 instances of directive speech acts were collected, with the following breakdown: 6 instances of commands, 5 instances of requests, 4 instances of invitations, 4 instances of prohibitions, 4 instances of advice, and 3 instances of criticism. This indicates that the students have already developed sufficiently mature pragmatic competence in their Indonesian language learning.

Article Details

Section
Articles

References

Azhari, M. T., Bahri, A.-F., Asrul, & Rafida, T. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Diana, R. E., & Manaf, N. A. (2022). Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran di SMP. Jurnal Basicedu, 6(3), 4940–4952. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2759

Hadiwijaya, et al. (2021). Penggunaan Tindak Tutur Direktif Mahasiswa Multikultural dalam Konteks Kesantunan. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(4), 413–424. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i4.230

Mailani, et al. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Mawaddah, et al. (2020). Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Film Dilan 1990 Karya Pidi Baiq. Jurnal Tuah: Pendidikan Dan Pengajaran Bahasa, 2(2), 85–95. https://doi.org/10.31258/jtuah.2.2.p.85-95

Nurukany, K. (2023). Kesantunan Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Belajar Mengajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Makassar (Skripsi). FKIP Universitas Pancasakti Makassar.

Prasetya, et al. (2022). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Peserta Didik terhadap Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1019–1027. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2067

Prayitno, H. J. (2017). Studi Sosiopragmatik. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Sulistyo, I. M. (2022). Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Mengajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII SMP Negeri Jaken (Skripsi). Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.

Widiyarti, H. E. (2022). Analisis Tindak Tutur Direktif antara Guru dan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 177–185. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3053